Tips Memotong dan Meruncingkan Taji Ayam Aduan Secara Lengkap


meruncingkan taji ayam aduan - sabung ayam online

Sabung Ayam Online – Tips Memotong dan Meruncingkan Taji Ayam Aduan Secara Lengkap – Jalu atau taji ayam aduan memiliki fungsi sebagai senjata andalan yang mampu membuat lawan tarung mengalami kesakitan bahkan kematian jika terkena di titik saraf dalam arena sabung ayam. Jalu merupakan peranan penting khususnya ayam tipe jalu bukan tipe pukul.

Taji ayam memiliki dua lapisan di bagian luar yakni lapisan tulang keras dan di dalam lapisan tulang lebih lunak. Pertumbuhan ayam jalu akan berlanjut hingga ayam itu mati, hampir sama dengan kuku pada manusia, akan terus tumbuh walaupun orang tersebut sudah sangat tua.

Banyak penghobi ayam taji yang memotong taji pada ayamnya dengan maksud agar ayamnya terlihat lebih muda, agar dapat menggandeng ayam yang memiliki taji yang sama atau agar dikira ayam tersebut adalah ayam tipe pukul. Ada juga yang dijadikan pacek agar babon tidak terluka oleh taji saat melakukan perkawinan.

Jika untuk meruncingkan atau menajamkan taji ayam dapat menggunakan pisau ayam yang tajam dengan cara jalu tersebut dikikis secara perlahan sampai mendapatkan taji sesuai keinginan. Tapi masih banyak cara lain untuk melakukan pemotongan dengan cara lain, antaranya adalah:

Meruncingkan Taji Ayam Aduan

1. Memendekkan jalu ayam tanpa mengeluarkan darah, caranya siapkan sebatang kayu ukuran sekitar 5×5 cm atau benda lain yang serupa (palu dll). Jalu ayam dipukul dengan benda tersebut selama kurang lebih 5 menit sampai kaki ayam kesemutan. Kesemutan ditandai dengan aliran darah pada alur sisik kaki ayam sudah berubah agak pucat dan kaki ayam lemas (tidak berontak). Memukul jalu dengan kayu atau benda sejenisnya harus dilakukan dengan cepat dan ringan (tidak perlu menggunakan tenaga besar nanti patah jalunya). Setelah itu baru runcingkan jalunya menggunakan cutter atau pisau lipat, gunakan rivanol atau alkohol untuk mencegah infeksi.

2. Sebelum mengiris jalu, siapkan lilin penerangan. Potong lilin tersebut kurang lebih seujung jari, selanjutnya tumbuk sampai halus hingga menjadi bubuk. Iris miring menggunakan pisau tajam (pisau khusus untuk meruncingkan jalu) atau silet. Perhatikan dahulu bentuk jalu dan pemotongan dilakukan berlawanan arah dengan arah jalu (kalau menginginkan jalu merapat sejajar ke arah jari belakang), lalu potong setengah panjang jalu dengan cara menyerong dari tengah sampai ujung, perhatikan pula arah jalu muda yang ada didalam kulit jalu serta usahakan tidak mengenai bagian dalam yang lunak. Perhatikan arah irisan harus dibuat agar arah jalu tetap jahat. Biasanya arah irisan menghadap ke belakang arah jari kelingking ayam. Dengan diiris hati-hati jalu jadi pendek sesuai keinginan dan tetap tajam, tapi jalu pasti berdarah. Luka jalu yang berdarah dioles serbuk lilin sambil ditekan guna menutup pori-pori jalu yang berdarah.

Memotong Taji Ayam Aduan

1. Sediakan alat dan bahan berupa gergaji besi yang tajam, lilin penerangan, minyak sayur. Caranya siapkan serbuk lilin dengan cara menggergaji lilin agar jadi serbuk. Kumpulkan kurang lebih serbuk lilin sampai setengah sendok teh. Lakukan dipagi hari sebab peredaran darah ayam belum normal, berbeda dengan memotong jalu di siang hari akan lebih banyak darah yang keluar. Gendong ayam dengan kedua kaki dipegang dan jangan sampai berontak, oleskan kedua sisi gergaji besi dengan minyak sayur, potong taji dengan irama yang konstan dan stabil (tidak goyang kiri dan kanan). Sampai tahap ini harusnya taji tidak berdarah, jika sampai berdarah hentikan pendarahan dengan serbuk lilin.

2. Memotong jalu hingga habis dilakukan dengan potong pangkal jalu dekat dengan ruas kaki menggunakan gergaji besi dengan tempo cepat sehingga akan mengurangi pendarahan, apabila pendarahan terjadi dapat gunakan bubuk kopi sebagai enzim penghambat dan cara lainnya menempelkan besi panas ke bagian luka terbuka sampai darah berhenti.

Demikianlah tips dari kami untuk memotong dan meruncingkan taji ayam aduan. Semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan anda semua. Terimakasih telah membaca.